Beranda » Belajar Agama Islam » Maulid Nabi Budaya Islam Pembangkit Semangat Jihad

Maulid Nabi Budaya Islam Pembangkit Semangat Jihad

T Diposting oleh pada 20 December 2016
F Kategori
b Belum ada komentar
@ Dilihat 908 kali

Maulid Nabi Muhammad SAW kadang-kadang Maulid Nabi atau Maulud saja (bahasa Arab: مولد النبي‎, mawlid an-nabī), adalah peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW, yang di Indonesia perayaannya jatuh pada setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah. Kata maulid atau milad dalam bahasa Arab berarti hari lahir. Perayaan Maulid Nabi merupakan tradisi yang berkembang di masyarakat Islam jauh setelah Nabi Muhammad SAW wafat. Secara subtansi, peringatan ini adalah ekspresi kegembiraan dan penghormatan kepada Nabi Muhammad.

maulid-nabi-muhammad-SAW-YRLA

Para ulama, semenjak zaman Sultan Al-Muzhaffar dan zaman selepasnya hingga sampai sekarang ini menganggap bahwa perayaan Maulid Nabi adalah sesuatu yang baik. Para ulama terkemuka dan Huffazh Al-Hadis telah menyatakan demikian. Di antara mereka seperti Al-Hafizh Ibn Dihyah (abad 7 H), Al-Hafizh Al-Iraqi (w. 806 H), Al-Hafizh As-Suyuthi (w. 911 H), Al-Hafizh Al-Sakhawi (w. 902 H), SyeIkh Ibn Hajar Al-Haitami (w. 974 H), Al-Imam Al-Nawawi (w. 676 H), Al-Imam Al-Izz ibn Abd Al-Salam (w. 660 H), mantan mufti Mesir yaitu Syeikh Muhammad Bakhit Al-Muthi’i (w. 1354 H), mantan Mufti Beirut Lubnan yaitu Syeikh Mushthafa Naja (w. 1351 H), dan terdapat banyak lagi para ulama besar yang lainnya. Bahkan Al-Imam Al-Suyuthi menulis karya khusus tentang Maulid yang berjudul “Husn Al-Maqsid Fi Amal Al-Maulid”. Karena itu perayaan Maulid Nabi, yang biasa dirayakan pada bulan Rabiul Awal menjadi tradisi umat Islam di seluruh dunia, dari masa ke masa dan dalam setiap generasi ke generasi.

Masyarakat Muslim di Indonesia umumnya menyambut Maulid Nabi dengan mengadakan perayaan-perayaan keagamaan seperti pembacaan shalawat nabi, pembacaan syair Barzanji dan pengajian. Menurut penanggalan Jawa, bulan Rabiul Awal disebut bulan Mulud, dan acara Muludan juga dirayakan dengan perayaan dan permainan gamelan Sekaten.

Tujuannya adalah untuk mengembalikan semangat juang kaum muslimin dalam perjuangan membebaskan Masjid al-Aqsha di Palestina dari cengkraman kaum Salibis. Yang kemudian, menghasilkan efek besar berupa semangat jihad umat Islam menggelora pada saat itu.

Secara subtansial, perayaan Maulid Nabi adalah sebagai bentuk upaya untuk mengenal akan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa ajaran agama Islam. Tercatat dalam sepanjang sejarah kehidupan, bahwa Nabi Muhammad SAW adalah pemimipn besar yang sangat luar biasa dalam memberikan teladan agung bagi umatnya.

Banyak perdebatan tentang Maulid Nabi. Ada yang melarang tapi ada juga yang membolehkan. Tapi satu hal yang harus kita ingat tentang Maulid Nabi adalah esensi utamanya, yaitu mengingat kembali kehidupan Rasulullah untuk membangkitkan semangat mempelajari Islam dan semangat berjihad.

Belum ada Komentar untuk Maulid Nabi Budaya Islam Pembangkit Semangat Jihad

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

a Artikel Terkait Maulid Nabi Budaya Islam Pembangkit Semangat Jihad

lebaran yatim

Belajar Memahami Makna Zakat Sebagai Pembersih Jiwa Kita

T 9 July 2013 F A Sekretariat Yayasan Rahmatan Lil-Alamin

Zakat  secara bahasa (lughat), berarti : tumbuh; berkembang dan berkah (HR. At-Tirmidzi) atau dapat pula berarti membersihkan atau mensucikan .  Firman Allah dalam Surat At-Taubah : 103, “Ambillah zakat dari sebagian kekayaan mereka dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan... Selengkapnya

PINJAMAN YANG BAIK ITU BERNAMA SEDEKAH

T 20 May 2019 F A admin web-1

Jika ditanya soal sedekah, sebagian orang akan menjawab, sedekah adalah mengeluarkan sebagian rezeki, mengeluarkan uang dan materi kepada orang lain. Namun, tahukah Sahabat, bahwa sebenarnya sedekah itu sama seperti dengan pinjaman yang baik. Apa maksudnya? Sedekah sebagai pinjaman yang baik... Selengkapnya

Al-Quran Menjawab Keluhan Manusia

T 24 August 2015 F A admin web-1

Apa itu Al-Quran ??? Al-Qur’an berasal dari bahasa Arab yang berarti “bacaan” atau “sesuatu yang dibaca berulang-ulang”. Kata Al-Qur’an adalah bentuk kata benda (masdar) dari kata kerja qara’a yang artinya membaca. Konsep pemakaian kata ini dapat juga dijumpai pada salah... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi kesekretariatan kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasakami.

Kategori

Kreasi Cipta Yatim

Informasi lengkap, Hubungi kami sekarang

Kami dengan senang hati membantu Anda. Jangan ragu untuk bertanya kepada kami. Klik di bawah ini untuk memulai chat

Sekretaris

Ina

Online

Customer Service

Desi

Online

Ina

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00

Desi

Assalamu'alaikum, Ada yang bisa kami bantu ? 00.00